Bercermin aku pada bumi
lalu menyadari
betapa elok aku ini
Sinar temaram yang cantik
Bentuk bulat loncer mengkilap
Formasi sabit yang menyipit
Istilah 'rembulan biru' yang syahdu
Siluet 'Putri pembuat kue' yang anggun
Namun cepat aku mewawas diri
Namun cepat aku mewawas diri
Semua yang ada padaku bukan milikku
Sinarku yang lembut
ternyata punya Sang Surya
Bentukku yang beraneka ragam
ternyata hanya permainan bayangan bumi
Istilah rembulan yang syahdu
Sinarku yang lembut
ternyata punya Sang Surya
Bentukku yang beraneka ragam
ternyata hanya permainan bayangan bumi
Istilah rembulan yang syahdu
cuma laku kalau malam hari
Siluet putri pembuat kue yang anggun
ternyata bayangan kawah-kawah sepi
Manusia menjulukiku satelit
padahal aku hanyalah teman mungil
yang mengiringi bumi berputar
dalam ziarah Sang Mataharinya
Siluet putri pembuat kue yang anggun
ternyata bayangan kawah-kawah sepi
Manusia menjulukiku satelit
padahal aku hanyalah teman mungil
yang mengiringi bumi berputar
dalam ziarah Sang Mataharinya
bahkan nama "bulan" sekalipun
hanya titipan manusia
Dan ketika aku melepaskan segala yang ada padaku
Dan ketika aku melepaskan segala yang ada padaku
aku menyadari
bahwa aku tak pernah kehilangan apa-apa
bahwa aku tak pernah kehilangan apa-apa
karena aku memang tak memiliki apa-apa
selain kasihMu yang menghadirkanku
selain kasihMu yang menghadirkanku
bagi antero jagat ini
Namun justru tanpa semua itu
aku malah semakin yakin
bahwa aku adalah kepunyaanMu
Namun justru tanpa semua itu
aku malah semakin yakin
bahwa aku adalah kepunyaanMu
karya tanganMu
dan tidak ada yang dapat menciptakanku lebih baik
daripada Engkau, ya Allahku
dan tidak ada yang dapat menciptakanku lebih baik
daripada Engkau, ya Allahku
gbr:doc.pri net

No comments:
Post a Comment