Sunday, 14 December 2008

Mendung


Aku bergantung galau
Abu-abu mewarnai suram
Perlahan kubiarkan diriku
didorong angin entah kemana

Simbol hidup aku ini
tapi bagian yang tak elok
Partisi yang jarang disuka
Bahkan cenderung dilewati

Kehadiranku adalah tanda
babak baru akan tiba
Peranku sebagai 'gunungan'
Telah diatur oleh 'Sang Dalang'

Tapi manusia sering buang muka
bila aku datang dan menyapa
Padahal bila hujan datang nanti
itu bukan untuk merusak
namun sekedar menjaga kehidupan

Syukurlah, Tuhan
aku tak pernah merasa sakit hati

Aku juga karyaMu

Engkau yang baik
menciptakanku baik adanya
maka kusadari kehidupanku
sebagai suatu signal kebaikanMu

Kuharap manusia mau mengerti
bahwa mendung tak selalu pilu

Itu hanya isyarat
bahwa Tuhan sedang memperkuat
Rahasia akan indahnya kehidupan
dari permulaan
hingga akhiran


gbr:bd

No comments: