Saturday, 13 December 2008

Batu


Bila merenungkan tugasku
terkadang aku sedih
hanya terdiam dan didiamkan
tak bisa kemana-mana
meski ingin mengelana

Seolah tak berdaya
aku menengadah pada alam
Mereka tersenyum padaku
Aku jadi malu

Ternyata
hidup memang selalu berarti
sekalipun tampak sederhana sekali

Aku memang harus bekerja di 'belakang layar'
berdiam setia di bawah tanah
melindungi akar-akar tetumbuhan
menahan tanah dari erosi
menguatkan gedunag dan bangunan
menegakkan pijakan tapak-tapak kaki

Memang aku keras
namun masih bisa dikalahkan
oleh titik-titik air yang menetes

Tuhan,
mohon rahmatMu
untuk melihat lebih jauh
Bahwa ada peran-peran dalam panggung hidup
yang mempekerjakan orang-orang di balik layar

Mereka yang mengangkut sampah
Mereka yang membersihkan kakus
Mereka yang memanggul karung
Mereka yang menjaga makam
dan lain-lainnya

Mereka yang kecil dan dikerdilkan
Mereka yang acuh dan diabaikan

Namun tanpa mereka
pertunjukkan hidup tak akan lancar

Demikian pula bahwa mereka memiliki rasa
untuk dihormati, dihargai dan dicintai

Semoga manusia mau tersenyum dan menyapa
sesamanya yang berperan sebagai batu hidup
hingga batu itu tak berubah bentuk
namun tetap kokoh tegar bagai batu penjuru
meski dialiri tetesan tangis ketidakpuasan jiwa


gbr:www.indospectrum.com

No comments: