
Aku marah, Tuhan!
Atas nama alam, aku marah!
Aku marah karena merasa tak dihargai
Aku marah karena alam tak digunakan dengan bijak
Sekian lama kupendam
Amukan dan murka
Hingga lahar-lahar di dalamku
Gemeletuk mendidih
Hasratku ingin meletus, ya Tuhan
membuang dan menyemburkan kekecewaan ini
Namun kusadari juga
bencana yang bakal terjadi
bila aku berbuat demikian
Mungkin aku seperti manusia
Tatkala hatinya tak peka
Terjojoh oleh amuk
Satu amarah bisa jadi bencana
Tuhan,
betapa beruntungnya manusia
Kauberi mereka sejumlah sarana
untuk dapat berkomunikasi satu sama lain
Lewat akal budi
Berbaju hati
Berhiaskan iman
Secara langsung maupun terantara
dengan baik
bukan sekedar emosi
Semoga rahmat itu
mereka gunakan dengan bijaksna
agar mampu meredakan
konflik-konflik hati berapi
yang sewaktu-waktu dapat meletus
Supaya ledakan amarah mereka
menjadi ledakan yang tak menyakiti
namun mempunyai arti
Atas nama alam, aku marah!
Aku marah karena merasa tak dihargai
Aku marah karena alam tak digunakan dengan bijak
Sekian lama kupendam
Amukan dan murka
Hingga lahar-lahar di dalamku
Gemeletuk mendidih
Hasratku ingin meletus, ya Tuhan
membuang dan menyemburkan kekecewaan ini
Namun kusadari juga
bencana yang bakal terjadi
bila aku berbuat demikian
Mungkin aku seperti manusia
Tatkala hatinya tak peka
Terjojoh oleh amuk
Satu amarah bisa jadi bencana
Tuhan,
betapa beruntungnya manusia
Kauberi mereka sejumlah sarana
untuk dapat berkomunikasi satu sama lain
Lewat akal budi
Berbaju hati
Berhiaskan iman
Secara langsung maupun terantara
dengan baik
bukan sekedar emosi
Semoga rahmat itu
mereka gunakan dengan bijaksna
agar mampu meredakan
konflik-konflik hati berapi
yang sewaktu-waktu dapat meletus
Supaya ledakan amarah mereka
menjadi ledakan yang tak menyakiti
namun mempunyai arti
No comments:
Post a Comment